Pencarian

Kamis, 05 April 2012

Menunggu Release Ubuntu 12.04 LTS

PrecisePangolin Count Down
The next version of Ubuntu is coming soon
Menanti Ubuntu 12.04 a.k.a Precise Pangolin LTS yang kabarny akan terdapat banyak perbaikan dari sisi interface unity nya (walaupun saya sendiri selama ini menggunakan gnome-shell hehee).
Jadwal resmi release pangolin bisa di lihat disini :
https://wiki.ubuntu.com/PrecisePangolin/ReleaseSchedule

Senin, 05 Maret 2012

Icon Launcher Ubuntu 11.10

GNU nano 2.2.6    File: /usr/share/applications/sublime.desktop            
[Desktop Entry]
Name=sublime
Comment=text editor
Icon=
Exec=/home/a3m-nix/app/sublime/sublime_text
Terminal=false
Type=Application
StartupNotify=false

Sabtu, 07 Januari 2012

Ubuntu Server Link Aggregation (Bonding Interfaces)

Akhir-akhir ini saya dan team di NOC di sibukkan dengan reformasi infrastruktur Jaringan serta membangun File Server dan beberapa server intranet lainnya. Dimana dengan topologi jaringan yang baru ini, diharapkan beberapa node jaringan dapat berjalan di lingkungan Gigabit, ya walaupun tidak semua, paling tidak beberapa node bisa merasakan bagaimana nyaman nya menjadi bagian dari keluarga Gigabit :p. Bayangkan, kita bisa melakukan pertukaran data via jaringan dengan troughput 500-700Mbps, tentu lebih nyaman dari copy-copy via flasdisk. :))

Komputer-komputer yang akan dijadikan server pun sebenarnya sudah menggunakan gigabit ethernet, namun dikarenakan ingin mendapatkan performance yang lebih dan rasa penasaran untuk melakukan eksplorasi, akhirnya kesampaianlah niat saya untuk mencoba melakukan bonding interface, dimana bonding ini adalah teknik untuk menggabungkan 2 atau lebih network interfaces card.

Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk melakukan bonding interfaces atau Link Aggregation.

Senin, 02 Januari 2012

Nautilus too slow

Inilah keyword yang selalu mengganggu saya selama beberapa bulan ini, yapz, nautilus terlalu lambat membuka folder home, Documents dan folder lainnya di ubuntu 11.10 also know as oneiric.

Sudah banyak sekali artikel yang saya cari di google hingga pada akhirnya saya tertuju pada permission dan owner file. Ada apa dengan permission atau yang kita dengan chmod dan chown ?

Pada Linux ubuntu yang ada laptop saya, saya memisahkan  antara partisi root directory (/) dan home directory (/home) dengan tujuan semua file-file data baik kerjaan maupun lain-lainnya saya simpan di /home/user/ dan tidak ikut terformat ketika saya ingin melakukan fresh install. Jadi saya cukup memformat partisi untuk root (/) saja.

Minggu, 25 Desember 2011

Berbagi Aplikasi di Linux Ubuntu

Cara berbagi aplikasi/program di Linux Ubuntu
Jadi teringat waktu pake os windows, dimana terasa nyaman sekali berbagi software dengan
 cara offline, tinggal copas via flashdisk trus jalankan.

Lalu apakah di linux ubuntu (selanjutnya saya sebut ubuntu ini linux saja) juga bisa ?
Saya tidak tau apakah tulisan ini jawabannya tapi paling tidak cara ini membuat saya lebih
mudah.

Dari yang saya tau, setiap kali kita menginstall program dari repository online di internet maka linux akan menyimpan file tersebut di  /var/cache/apt/archives/ nah sekarang bayangkan klo program-program yang kita install sudah cukup banyak dan kita harus melakukan reinstall pada linux kita, tentu akan menghabiskan waktu yang cukup lama karena harus mendownload ulang dari repository online, apalagi dengan kecepatan 64kbps :D

Dari cara yang sering saya lakukan, sebelum saya melakukan install ulang linux, saya selalu melakukan backup semua file yang ada di /var/cache/apt/archives/  ke folder home lalu saya paste kan kembali di tempat yang sama pada linux yang baru di install, jadi ketika ingin menginstall program-program yang sama, maka linux tidak perlu ke internet (cara ini hanya saya gunakan pada distro dan turunan yang sama).

Sebelum anda mulai menginstall, backup dulu program-program atau aplikasi yang lama
a3m-nix@f0r-mint:~$ sudo cp /var/cache/apt/archives/ /home/a3m-nix/ -R (sesuaikan dengan nama user anda).

Rabu, 30 November 2011

Menggunakan Printer Scanner Canon P150 di Ubuntu 11.10

Semenjak menggunakan laptop di linux ubuntu, saya hampir tidak pernah bergelut di dunia hardware maupun driver seperti compile driver manual dan lain-lainnya.
Yah paling hanya install laptop trus install driver VGA menggunakan Additional Drivers dan beres, paling jauh juga install driver printer canon 1880 dan epson C90 itu pun caranya cukup mudah, karena sudah ada paket .deb nya, jadi tinggal klik atau install via terminal sudo dpkg-i namasoftware.deb dan selesai dan di internet sudah banyak referensi-referensi tentang printer-printer yang umum digunakan ini.

Nah, hari ini saya sempat mencoba menggunakan Printer Scanner Canon P150 di ubuntu 11.10 a.k.a oneiric ocelot. Dan ternyata cukup mudah juga.
Sebelum menginstall driver, pastikan dulu kernel mengenal dengan baik peralatannya.

Dan seperti biasa, karena Printer Scanner ini menggunakan usb, maka hal pertama yang harus dilakukan adalah mengetikkan perintah lsusb.
a3m-nix@f0r-e4ch:~$ lsusb
Jika merk printer sudah terlihat, canon inc bla..bla.. maka sudah aman :D


Di website resmi canon juga sudah di sediakan driver untuk linux, baik untuk keluarga deb maupun rpm, hanya saja yang menjadi masalah, services saned (untuk menjalankan scanner) pada ubuntu 11.10 tidak di aktifkan secara default.