Pencarian

Sabtu, 24 Oktober 2009

Crack MD5 dengan John the Ripper

MD5 (Message Digest algorithm 5) adalah suatu algoritma ONE WAY HASH yang artinya ini adalah enkripsi searah yang tidak ada decrypt nya kecuali dengan menggunakan metode brute force attack (metode coba-coba).
Beberapa website lokal maupun luar masih banyak menggunakan md5 untuk enkripsi password login user.

Salah satu tools yg bisa digunakan adalah John The Ripper . JTR bisa digunakan baik di lingkungan windows atau di linux.

Perintah yg pernah saya coba untuk proses crack md5 adalah:
buat satu file txt, lalu simpan dengan nama crackthis.txt
file crackthis.txt berisi hasil enkripsi dari md5, formatnya yg saya gunakan seperti ini:
md5:e10adc3949ba59abbe56e057f20f883e

setelah itu jalankan perintahnya:
root@logic-server:/pentest/passwords/jtr# ./john --format=raw-MD5 /home/a3m-nix/crackthis.txt

tidak membutuhkan waktu yang lama, maka JTR akan menampilkan hasilnya:
Loaded 1 password hash (Raw MD5 [raw-md5])
123456 (md5)

Yang artinya nilai awal dari e10adc3949ba59abbe56e057f20f883e adalah 123456
Yah, proses cracking diatas tidak memakan waktu yang lama, malah hanya dalam hitungan detik, hal ini disebabkan kombinasi password yang sangat lemah (walaupun ternyata masih banyak ditemui).

Proses brute force ini memakan banyak sekali memori, dan tentu saja membuat pc kamu menjadi sangat lemot alias lambat :D.
Jika kita menggunakan kombinasi password yg lebih komplek misalnya seperti 109rIN1x, maka JTR akan sangat kesulitan untuk memBrute force nya, malah kemungkinan berhasilnya sangat kecil.
Selain md5, masih banyak yang bisa dilakukan dengan JTR, antara lain
--format=NAME force hash type NAME: DES/BSDI/MD5/BF/AFS/LM/NT/XSHA/PO/raw-MD5/IPB2/raw-sha1/md5a/hmac-md5/KRB5/bfegg/nsldap/ssha/openssha/oracle/MYSQL/mysql-sha1/mscash/lotus5/DOMINOSEC/NETLM/NETNTLM/NETLMv2/NETHALFLM/mssql/mssql05/epi/phps/mysql-fast/pix-md5/sapG/sapB/md5ns/HDAA

Selamat mencoba :D

Kamis, 15 Oktober 2009

Cracking WEP menggunakan Linux

Yapz, Cracking WEP tidaklah sesulit yang dibayangkan, dengan bantuan software seperti kismet, aircrack, commview for wifi (for windows) dlsb maka dengan mudah kita akan mendapatkan WEP dan masuk dari satu jaringan ke jaringan komputer yang lain.
Tentunya untuk melakukan proses cracking pada jaringan wireless, chipset wireless kita harus mendukung mode monitoring dan injeksi paket.

Mode Monitoring disini maksudnya, chipset wireless kita mampu melakukan sniffing dengan metode Passive Scanning menggunakan software seperti airodump, kismet dlsb.

Passive scanning dapat diartikan yaitu, dimana wireless adapter dengan menggunakan software seperti kismet hanya diam, mengamati, dan menyimpan semua paket/informasi yang ditemukannya pada setiap jaringan wireless.

Sebelumnya harus diketahui lebih dahulu beberapa pengertian yang sering digunakan di jaringan wireless.

SSID : adalah nama dari jaringan wireless, misalnya workgroup pada jaringan kabel.
BSSID: ini adalah alamat Mac dari Acces Point.
AP/Radio : Acces Point
WEP : adalah salah satu metode Keamanan pada jaringan wireless.
Kismet, airodump-ng : Software passive scanning yang berjalan di OS linux *(di win jg ada).

Beberapa tahapan/perintah yang sering digunakan dalam proses cracking WEP di linux.

Membuat virtual adapter yang akan digunakan untuk proses cracking.
a3m-nix@logic-server:~$ sudo airmon-ng start wlan0
Interface Chipset Driver

wlan0 Ralink 2573 USB rt73usb - [phy0]
(monitor mode enabled on mon0)

maka akan tercipta satu adapter dengan nama mon0

Menjalankan kismet dan airodump-ng untuk melihat SSID yang bertebaran disekitar.
a3m-nix@logic-server:~$ sudo kismet

Untuk melihat informasi bssid, channel dan enkripsi, tekan i pada keyboard
untuk melihat klien yang terkoneksi ke AP, tekan c pada keyboar
untuk back, tekan x.

lalu simpan Channel, SSID dan BSSID beserta semua informasi AP dan client dari target.
lanjutkan dengan mengumpulkan paket data dari target:
a3m-nix@logic-server:~$ sudo airodump-ng mon0 -w hasil --bssid 05:02:D2:5U:B8:CA


--bssid : artinya scanning yang dilakukan airodump hanya pada AP tertentu *bssid ini alamat mac dari Acces Point, jika tidak diberi opsi --bssid maka airodump akan melakukan scanning pada semua jaringan yang ditemui.

airodump-ng akan membagi hasil scanning paket yang dilakukan dalam beberapa file, jika kita beri nama "hasil" seperti diatas maka akan menjadi hasil-01.cap,hasil-02.cap dst

setelah paket data terkumpul (saya mencoba dengan 30000 paket data) lakukan proses cracking dengan aircrack.

a3m-nix@logic-server:~$ sudo aircrack-ng hasil*.cap

hasil*.cap artinya aircrack akan mengambil semua file dengan ekstensi .cap yang diawali dengan nama "hasil".
Jika belum menemukan WEP nya, teruskan mengumpulkan paket data.
Saya juga pernah melakukan proses cracking dengan 12000 paket dan berhasil menemukan WEP.
Hal ini terjadi karena tidak semua paket yang ditangkap airodump menyertakan IVs yg diperlukan aircrack utk proses cracking.
Jadi semakin banyak jumlah paket, kemungkinan mendapatkan WEP semakin besar.

Jika kamu kesulitan untuk melihat SSID target, maka bisa mencoba dengan cara memutuskan hubungan AP dengan Client menggunakan aireplay --deauth

a3m-nix@logic-server:~$ sudo aireplay-ng --deauth 50 -a 05:02:D2:5U:B8:CA -c 00:17:9A:39:2C:02 mon0

--deauth 50: pemutusan koneksi akan terus dicoba oleh aireplay selama 50x.
-a : adalah bssid/mac dari AP target
-c : adalah client yang ingin kita putuskan koneksi nya.
mon0: injeksi menggunakan adapter virtual yang baru diciptakan tadi
untuk menggunakan cara ini, tentunya chipset wireless kita harus mendukung injeksi paket. :D

Setelah mendapatkan WEP, di mulailah dengan tahap pencarian IP yang sangat menyenangkan.
Untuk mengetahui alamat IP bisa menggunakan netcut, commview on windows atau wireshark dan software sniffing lainnya di linux.

Dikarenakan chipset saya tidak didukung oleh commview for wifi di window, maka saya menggunakan wireshark dan nmap di linux.

Pertama berikan dulu alamat IP dengan sembarang, lalu buka wireshark dan perhatikan setiap paket data dan alamat IP nya.
lalu set alamat IP kita satu class dengan alamat IP yang terlihat melalui wireshark.
gunakan nmap untuk melakukan scanning.

Untuk mengetahui Gateway dan DNS, juga gunakan nmap.
Cara nya dengan melihat port-port serta OS dari host hasil scanning.
Jika hasil scanning nmap mengatakan OS dari IP yg kita scanning adalah Linux/mikrotik, maka coba menggunakan IP tersebut. jika tidak berhasil, try again dan again dengan IP lain.
biasanya admin menggunakan 254 atau 1 untuk gateway, dan jika ternyata admin nya menggunakan arp list pada mikrotik, tinggal ubah mac address kita dan ip yang sesuai dengan mac klien nya tsb hingga

a3m-nix@logic-server:~$ ping www.google.co.id
PING www.l.google.com (216.239.61.104) 56(84) bytes of data.
64 bytes from sin01s01-in-f104.google.com (216.239.61.104): icmp_seq=1 ttl=243 time=40.6 ms
64 bytes from sin01s01-in-f104.google.com (216.239.61.104): icmp_seq=2 ttl=243 time=39.2 ms
64 bytes from sin01s01-in-f104.google.com (216.239.61.104): icmp_seq=4 ttl=243 time=61.3 ms
--- www.l.google.com ping statistics ---
4 packets transmitted, 3 received, 25% packet loss, time 3010ms rtt min/avg/max/mdev = 39.206/47.097/61.394/10.130 ms

lol

Jika menggunakan windows, kita bisa memanfaatkan software seperti commview for wifi dan sayangnya software ini berbayar dan tentu kamu tau bagaimana mendapatkan versi full nya dengan gratis hee...

Tahapan cracking WEP menggunakan commview for wifi di windows sama saja, kumpulkan paket data menggunakan commview for wifi lalu simpan dan crack dengan aircrack for windows.
setelah mendapatkan WEP, lalu masukkan WEP key tersebut di commview for wifi dan akan terlihat semua lalu lintas jaringan beserta alamat IP nya.

Kalo sudah dapat WEP, IP, Gateway, DNS nya, aman dah. terserah kamu mau bagaimana lagi selanjutnya :D

*Pada percobaan ini, saya menggunakan USB Wireless TP-LINK TL WN321G dengan chipset ralink rt73 yang sudah di support oleh linux ubuntu yang saya pakai.
Chipset rt73 ini juga sudah di support oleh Bactrack 3.0, dan malah menghasilkan signal yg sangat bagus dengan backtrack 3.0 yang masih menggunakan basis slackware.

*Saya juga pernah mencoba menggunakan chipset atheros ar500x dan ternyata di support oleh commview for wifi di windows.
* commview terdapat 2 versi, pertama for wifi yg dilengkapi fitur utk sniffing jaringan wireless, lalu commview yg hanya bisa sniffing jaringan kabel

Semoga bermanfaat....
beberapa pengertian dan cara diatas adalah menurut saya yang masih sangat baru belajar dunia nirkabel ini, jadi harap maklum :D
Thanks to om st'o, Wireless Kung Fu Networking & Hacking memang Top banget dah
biggrin

Rabu, 14 Oktober 2009

Bilakah ... ...

Idle few minutes - Not on My Self

Sejenak ku sadar
Harapku mulai sirna
Mengguncang sisi jiwaku
Hasratpun meronta, merebak dalam tanya
Adilkah dunia bawaku melangkah

Tatap cermin diri
Cari jawab akan tanya
Gelap hampa tiada warna
Sudah hapus saja bila raga lelah untuk mencari
Adilkah dunia bawa ku melangkah

Oh .. bilakah semua kan menjadi nyata dalam hidup ini
Oh .. bilakah cintaku selalu terasa abadi
Selamanya

Pudar hilang sudah
Anganku kan dirimu
Tinggalkan luka batinku
Laraku mendera, mendekam dalam rasa ini
Adilkah dunia bawaku melangkah

Bayang dirimu mendekap manja
Menjelma mesra bak mentari menyapa dunia

Ada band : Bilakah

Senin, 12 Oktober 2009

Perasaan ini Terlalu Risk

Not Using PCAP_FRAMES
10/12-23:01:40.177837 Broadcast My Missed, ARP Who has f564417a6be031876a06b24758f014fc ? Tell a3m-nix please

http://www.f564417a6be031876a06b24758f014fc.com/heart.php?id= 1 union select 1,2,name,4 from your_heart--

root@heart-server:/home/a3m-nix/love# ping f564417a6be031876a06b24758f014fc
64 bytes from f564417a6be031876a06b24758f014fc: icmp_seq=1 ttl=64 time=????? ms
64 bytes from f564417a6be031876a06b24758f014fc: icmp_seq=2 ttl=64 time=????? ms
64 bytes from f564417a6be031876a06b24758f014fc: icmp_seq=3 ttl=64 time=????? ms
64 bytes from f564417a6be031876a06b24758f014fc: icmp_seq=4 ttl=64 time=????? ms

root@heart-server:/home/a3m-nix/love#nmap -PE -A -v -T4 f564417a6be031876a06b24758f014fc

root@heart-server:/home/a3m-nix/love#ssh a3m-nix@your-heart.com
The authenticity of host 'f564417a6be031876a06b24758f014fc (xXx.xXx.xXx.1X1)' established.
a3m-nix@your-heart password: *****

a3m-nix@your-heart:~$ vim /home/heart/listen-to.me

Ingin sungguh aku bicara
Satu kali saja
Sebagai ungkapan kata perasaanku padamu

Telah cukup lama kudiam
didalam keheningan ini
Kubekukan di bibirku
Tak berdayanya tubuhku

Dan ternyata cinta yang menguatkan aku
Dan ternyata cinta (tulus mendekap jiwaku)

Kau yang sungguh selalu setia
Menemani kesepianku
Menjaga lelap tidurku
Membasuhku setulusnya

Merekahnya fajar hatiku
Menghangatkan luruhku
Dan resapkan keharuman
Engkau yang mencintaiku

Padi – Ternyata Cinta


Connection to your-heart.com closed
arrrrrrrrggggggggggg....
Did you see, Bug in My heart..

Minggu, 11 Oktober 2009

Driver USB wireless TL-WN321G di linux

Sebenarnya permasalahan driver usb wireless ini sudah cukup lama saya alami namun belum sempat di posting.
Berhubung lagi on internet, saya posting ajah, mana tau ada yang mengalami kesulitan yang sama seperti saya.

Saya memakai linux ubuntu jaunty 9.04, dan menggunakan usb wireless merk TP-LINK TL-WN321G.
USB wireless ini sebenarnya auto detect di linux, arti nya driver wireless yang menggunakan chipset ralink rt73 ini sudah tersedia di linux ubuntu. namun permasalahannya ketika saya melakukan koneksi point to point(peer to peer) di jaringan AdHoc, driver rt73 bawaan linux menimbulkan masalah, yaitu signal yang didapat nya sangat lemah malah kadang2 hilang. ketika saya melakukan koneksi melalui network manager signal nya menghilang walaupun koneksinya sukses, proses ping ke gateway nggak masalah, artinya reply berserta ttl nya masih bagus, hanya ketika menggunakan browser terasa sangat lambat.

Akhirnya saya mencoba menggunakan ndiswrapper dan mengInstall driver for windows untuk si nux, dan alhasil koneksi saya stabil, baik melalui browser, terminal ataupun synaptic packaged manager.
Hanya saja, untuk koneksi Infrastucture, signal yang dihasilkan oleh driver ndiswrapper terasa lebih lemah daripada rt73.

aneh memang, jika menggunakan driver rt73 untuk koneksi ke jaringan infrastucture signalnya sangat bagus sedangkan untuk jaringan adhoc driver ndiswrapper yang lebih bagus.

Senin, 28 September 2009

Install ulang Linux Ubuntu Jaunty

Wellcome back My Nux.
Setelah berberapa minggu tertunda, akhirnya saya putuskan hari ini untuk menginstall ulang linux ubuntu jaunty milik saya. Hal ini dikarenakan terlalu banyak error dan yg alasan yg utama, saya ingin memberikan space partisi yg lebih besar untuk linux.

Sebelumnya saya menginstall linux di partisi 10 GB dan ternyata, karena keenakkan install aplikasi dari repository, partisi nya jadi full. Sekarang linux saya memiliki partisi 40 GB yg dulu di tempati win. Win nya aj yg saya bingung mau d letakkan dimana :D Untuk sementara ini, nggak pake dual OS, mencoba stay cool di Linux ubuntu jaunty:D

Beberapa Aplikasi yang saya perlukan setelah instalasi jaunty selesai:

Aplikasi utility Desktop
- Menginstall driver nvidia 7200 GS for linux
- Compiz Fusion serta plugin, emerald-theme
- Ubuntu Studio


Editor teks dan kebutuhan programming seperti:
- amaya
- bluefish editor
- cervisia
- geany
- Quanta Plus
- Screem
- dan tidak lupa menambakah plugin untuk gedit.
- Menginstall webserver apache2, php5 serta MySql Server
- java, netbeans : Java programming


Install kebutuhan Networking :
- Angry Ip Scanner : Scanning IP address berbasis GUI
- Bit torrent download : untuk download dari bittorrent
- Ettercap : untuk melihat paket dan memantau traffick jaringan
- Nmap/zendmap : Untuk scan IP, port dlsb
- Gftp : ftp client untuk linux
- firestarter : untuk firewal dan sharing koneksi internet
- VNC, PuTTY : untuk remote pc
- wireshark : untuk melihat paket data dalam jaringan
- Snort : IDS, intrusion detection system
- hping
- arping : ping melalui arp
- ipcalc : menghitung alamat ip
- ssh server
- sslscan
- telnet


Audio Video
- Amarok, vlc, serta plugin totem: untuk audio, video player
- menginstall plugin dan lib pemutar mp3, flv untuk totem
- tvtime : Untuk nonton tv dari tv tuner


Browser Internet
- Chromium web browser
- Opera browser
- Install plugin flash player
- konqueror
- epiphany-browser


Utility lainnya
- Stardict : kamus indonesia english
- Minbar : Pengingat waktu sholat
- Virtual box: Untuk menjalankan virtual machine/Win dll
- Gcolor2 : bermain warna dengan outout kode html
- Google earth
- xChat irc : chatting irc
- xChm : untuk membuka file .chm
- Wine: untuk menginstall beberapa aplikasi berbasis Win
- ndiswrapper : untuk mengInstall driver wireless usb saya.
- Plugin pidgin, seperti musik tracker, pidgin facebook dlsb.


Lalu saya menambahkan repository backtrack dan menginstall beberapa aplikasi Hacking seperti:
fasttrack
inguma
metasploit
sqlmap
- Aircrack, kismet : untuk wireless hacking
- sqlninja
- blindsql
- sqlbrute
- mssqlscan
- bed
- bf2
- brutessh
- saltymd5
- tftp-bruteforcer
- grabber
- openAcunetix
- wfuzz
- xsss
- mdk3
- sshatter

serta beberapa aplikasi kecil lainnya.
dan sekarang Nux saya sudah ready to work :D
Welcome back My Nux :D

Sabtu, 26 September 2009

Mengubah Maksimal Upload file pada php.ini di linux

Beberapa hari yang lalu, ketika saya membuat website, dimana diwebsite tersebut akan ditampilkan video yg bisa di upload melalui halaman backend nya.

Pada settingan default php.ini, biasa nya ukuran file yang bisa di upload hanya 2MB, artinya server apache akan menolak jika user hendak mengUpload file dengan ukuran lebih dari 2MB. dan untuk video-video kegiatan tentu berukuran lebih dari 2MB meskipun dengan format flv.

Untuk mengatasi hal tersebut, maka kita perlu mengubah default upload_max_filesize yang terdapat di file php.ini sesuai kebutuhan.
Pertama-tama, buka file php.ini yang terdapat di /etc/php5/apache2/php.ini
a3m-nix@logic-server:~$ sudo gedit /etc/php5/apache2/php.ini

lalu cari baris berikut:
; Maximum allowed size for uploaded files.
upload_max_filesize = 2M

lalu ubah ukuran 2M sesuai dengan kebutuhan, misalnya jadi 25M
upload_max_filesize = 25M

setelah itu simpan file tersebut dan restart services apache
a3m-nix@logic-server:~$ sudo /etc/init.d/apache2 restart

dan silahkan kamu mencoba mengUpload file dengan ukuran kurang dari 25M.
Semoga membantu... :D