List all lxc container: > pct list Enter into a container (without password): > pct enter VMID
Selasa, 20 Desember 2016
Remote Container dari Host Proxmox
Jumat, 09 Desember 2016
Menyikapi Orang-orang Munafik
Al Quran mengajarkan kita tentang bagaimana menyikapi orang-orang MUNAFIK,
Bagaimana kita harus menyikapi orang-orang yang mengingkari ayat-ayat allah ?
Bagaimana kita harus menyikapi orang-orang yang memperolok ayat-ayat allah ?
Al Quran tidak mengajarkan kita untuk mencela mereka.
Namun Al Quran Mengajarkan kita dalam Surah An Nisa Ayat 140 :
"Dan sungguh, Allah telah menurunkan ketentuan kepadamu di dalam Al Quran bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan, maka janganlah kamu duduk bersama mereka, sebelum mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena kalau kamu tetap duduk dengan mereka, tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang-orang MUNAFIK dan orang-orang kafir di neraka Jahanam".
--------------------------------------------------------------------------------------------------
Al Quran mengajarkan kita untuk meninggalkan orang-orang munafik, jangan duduk, jangan sertai, jangan baca karyanya, jangan dengarkan ceramahnya, tinggalkan bacaannya, tinggalkan seminarnya, jangan dipake jasanya atau jika orang politik jangan dipiliih partainya, (Jangan Share berita tentangnya). Dan itupun jalan Al Quran untuk memberikan mereka hidayah, bukan untuk mengucilkan, sampai dia sadar karena telah ditinggalkan oleh umat karena kesalahannya .
Karena orang-orang ini bila dikomentari/diingatkan atau didebat maka akan lebih banyak kesombongannya daripada pengakuannya, itu sudah fitrahnya.
Al Quran Al Baqarah 204 :
Dan apabila dikatakan kepadanya: "Bertakwalah kepada Allah", bangkitlah kesombongannya untuk berbuat dosa. Maka cukuplah (balasannya) neraka Jahannam. dan sungguh neraka Jahannam itu tempat tinggal yang terburuk.
Senin, 14 November 2016
Membuat Class Mahasiswa di Java
import java.sql.SQLException;
import javax.swing.JOptionPane;
import javax.swing.JTable;
import javax.swing.table.DefaultTableModel;
/**
*
* @author a3m-nix
*/
public class mahasiswa{
private String nim;
private String nama;
private String alamat;
public String getNim(){
return nim;
}
public void setNim(String nim){
this.nim = nim;
}
public String getNama() {
return nama;
}
public void setNama(String nama) {
this.nama = nama;
}
public String getAlamat() {
return alamat;
}
public void setAlamat(String alamat) {
this.alamat = alamat;
}
public void simpan(){
JMySQL.cn = JMySQL.getKoneksi();
try {
JMySQL.pr = JMySQL.cn.prepareStatement("insert into "
+ "mahasiswa values (?,?,?)");
JMySQL.pr.setString(1, this.getNim());
JMySQL.pr.setString(2, this.getNama());
JMySQL.pr.setString(3, this.getAlamat());
JMySQL.pr.executeUpdate();
} catch (SQLException er) {
JOptionPane.showMessageDialog(null, "Data Gagal disimpan, error "+er);
return;
}
JOptionPane.showMessageDialog(null, "Data sudah disimpan");
JMySQL.tutupKoneksi(JMySQL.cn, JMySQL.pr, JMySQL.rs);
}
public void hapus(){
JMySQL.cn = JMySQL.getKoneksi();
try {
JMySQL.pr = JMySQL.cn.prepareStatement("delete from mahasiswa where nim=?");
JMySQL.pr.setString(1, this.getNim());
JMySQL.pr.executeUpdate();
}catch (SQLException e){
JOptionPane.showMessageDialog(null, "Gagal Menghapus Data, Error "+e);
return;
}
JMySQL.tutupKoneksi(JMySQL.cn, JMySQL.pr, JMySQL.rs);
JOptionPane.showMessageDialog(null, "Data sudah dihapus");
}
public void ubah(){
JMySQL.cn = JMySQL.getKoneksi();
try {
JMySQL.pr = JMySQL.cn.prepareStatement("update mahasiswa set nama=?,"
+ "alamat=? where nim=?");
JMySQL.pr.setString(1, this.getNama());
JMySQL.pr.setString(2, this.getAlamat());
JMySQL.pr.setString(3, this.getNim());
JMySQL.pr.executeUpdate();
}catch (SQLException e){
JOptionPane.showMessageDialog(null, "Data gagal diubah, Error "+e);
return;
}
JMySQL.tutupKoneksi(JMySQL.cn, JMySQL.pr, JMySQL.rs);
JOptionPane.showMessageDialog(null, "Data sudah diubah");
}
public void tampil(JTable tblData,String kondisi){
JMySQL.cn = JMySQL.getKoneksi();
JMySQL.tblMode = (DefaultTableModel) tblData.getModel();
JMySQL.tblMode.getDataVector().removeAllElements();
if(!kondisi.equals("")){
kondisi = " where "+kondisi;
}
try{
JMySQL.pr = JMySQL.cn.prepareStatement("select *from mahasiswa "+kondisi);
JMySQL.pr.executeQuery();
JMySQL.rs = JMySQL.pr.getResultSet();
while(JMySQL.rs.next()){
this.nim = JMySQL.rs.getString("nim");
this.nama = JMySQL.rs.getString("nama");
this.alamat = JMySQL.rs.getString("alamat");
JMySQL.tblMode.addRow(new Object[]{this.nim,this.nama,this.alamat});
}
}catch (Exception e){
JOptionPane.showMessageDialog(null, e);
}
JMySQL.tutupKoneksi(JMySQL.cn, JMySQL.pr, JMySQL.rs);
}
}
Membuat Class Koneksi MySQL di Java
import java.sql.*;
import javax.swing.JOptionPane;
import javax.swing.table.DefaultTableModel;
public class JMySQL {
public static Connection cn;
public static PreparedStatement pr;
public static ResultSet rs;
public static DefaultTableModel tblMode = null;
public static Connection getKoneksi(){
String hostDbDriver = "jdbc:mysql://localhost/nama_databasenya";
String userDb = "user_databasenya";
String passDb = "password_databasenya";
JMySQL.cn = null;
try {
//buat koneksi
JMySQL.cn = DriverManager.getConnection(hostDbDriver,userDb,passDb);
}catch (SQLException ex) {
JOptionPane.showMessageDialog(null, "Database error" +ex);
}
return JMySQL.cn;
}
public static void tutupKoneksi(Connection cn, PreparedStatement pr, ResultSet rs){
try {
if(pr != null){pr.close();}
if(rs != null){rs.close();}
if(cn != null){cn.close();}
}catch(SQLException ex) {
JOptionPane.showMessageDialog(null, ex);
}
}
}
JMySQL.getKoneksi();
Kamis, 10 November 2016
Ada apa antara aku dan dunia
Dari: Akh Muslih...
~~~~~~~~~~~~~~~~~
🌏🌴💰 *DUNIA ITU HANYA SEMENTARA*
✍Ustadz Abu Salma Rifaindri _hafidzohulloh_
💬 Allah Ta'ala berfirman :
قُلْ مَتَاعُ الدُّنْيَا قَلِيلٌ وَالْآخِرَةُ خَيْرٌ لِمَنِ اتَّقَىٰ وَلَا تُظْلَمُونَ فَتِيلًا
```Katakanlah: "Kesenangan di dunia ini hanya sebentar dan akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertakwa" ``` (QS An-Nisa : 77)
⚡ *KISAH MENAKJUBKAN*
Diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam _Shahih_nya, bahwa suatu hari sahabat yang Mulia Umar bin Khaththab datang menemui Nabi _Shallallâhu alaihi wa Salam_. Beliau _Radhiyallåhu anhu_ berkata :
دَخَلْتُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ مُضْطَجِعٌ عَلَى حَصِيرٍ
🌤 (Suatu hari) Saya masuk menemui Rasulullah _Shallallāhu alaihi wa Salam_, saat itu beliau sedang berbaring di atas tikar (dari jerami),
فَجَلَسْتُ فَأَدْنَى عَلَيْهِ إِزَارَهُ وَلَيْسَ عَلَيْهِ غَيْرُهُ وَإِذَا الْحَصِيرُ قَدْ أَثَّرَ فِي جَنْبِهِ
💬 Lalu saya duduk mendekati beliau. Saat beliau sedang membetulkan sarungnya, kulihat ada guratan bekas tikar di badan beliau.
فَنَظَرْتُ بِبَصَرِي فِي خِزَانَةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَإِذَا أَنَا بِقَبْضَةٍ مِنْ شَعِيرٍ نَحْوِ الصَّاعِ وَمِثْلِهَا قَرَظًا فِي نَاحِيَةِ الْغُرْفَةِ وَإِذَا أَفِيقٌ مُعَلَّق
👀 Mataku pun beralih ke lemari penyimpanan makanan Rasulullah _Shallallāhu alaihi wa Salam_, dan tidak kudapati ada apapun melainkan hanya sekantong gandum sebanyak 1 _sha'_ atau seukuran _qarazh_ ada di sudut ruangan dan selembar kulit hewan yang digantung.
فَابْتَدَرَتْ عَيْنَايَ
💦```Maka air mataku pun bercucuran```
Nabi _Shallallahu alaihi wa Salam_ pun bertanya :
قَمَا يُبْكِيكَ يَا ابْنَ الْخَطَّابِ
❓Apa yang menyebabkan dirimu menangis wahai Ibnul Khaththab?
Saya pun menjawab :
قُلْتُ يَا نَبِيَّ اللَّهِ وَمَا لِي لَا أَبْكِي
⁉ Wahai Nabi Allah, bagaimana saya tidak menangis?
وَهَذَا الْحَصِيرُ قَدْ أَثَّرَ فِي جَنْبِكَ
💥 Tikar ini meninggalkan bekas guratan di badan Anda...
وَهَذِهِ خِزَانَتُكَ لَا أَرَى فِيهَا إِلَّا مَا أَرَى
💥 Lemari Anda ini, tidak kulihat ada apapun di dalamnya kecuali hanya yang saya lihat itu saja isinya...
وَذَاكَ قَيْصَرُ وَكِسْرَى فِي الثِّمَارِ وَالْأَنْهَارِ
💥 Sedangkan para Kaisar Persia dan Romawi bergelimpangan dengan buah²an dan sungai² (harta)
وَأَنْتَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَصَفْوَتُهُ
💥 Sedangkan Anda adalah Rasulullah _Shallallāhu alaihi wa Salam_ dan manusia pilihan-Nya
وَهَذِهِ خِزَانَتُكَ
‼ Namun hanya ini saja yang Anda miliki...
Nabi _Shallallahu alaihi wa Salam_ pun menjawab :
يَا ابْنَ الْخَطَّابِ أَلَا تَرْضَى أَنْ تَكُونَ لَنَا الْآخِرَةُ وَلَهُمْ الدُّنْيَا
💬 Wahai Ibnul Khaththab, tidakkah engkau ridha jika kita mendapatkan (bagian) di akhirat dan mereka di dunia??
Saya menjawab :
بَلَى
‼ Tentu saja...
┏━━━━━━━━━━━━━━┓
Allahu Akbar‼
Semoga sholawât dan salam senantiasa tercurahkan pada kekasih kita, Baginda Nabi Muhammad _Shallallāhu alaihi wa Salam_.
Jemari ini sampai bergetar tatkala menuliskan dan membawakan kisah yang agung ini. Siapakah hatinya yang tidak bergetar dan air matanya tidak mengalir
Senin, 29 Agustus 2016
Nilai Perkuliahan 2016
Senin, 27 Juni 2016
Pendidikan Islam Ustadz Budi Ashari, Lc
"Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, pada waktu ia memberi pelajaran kepadanya, 'Hai anakku, JANGANLAH kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar'" (QS. Luqman: 13).
Konsep Pendidikan islam adalah sebuah konsep yang mudah, baik kurikulum, cara belajar, metode pengajarannya bahkan masyarakat mudah menjangkaunya,
sedangkan hari ini, pendidikan yang baik justru identik dengan mahal, dengan cara belajar yang rumit yang hasilnya pun belum tentu baik.
Di zaman kebesaran islam, mereka menjadi ahli dibidangnya masing-masing di usia rata-rata 20 tahun.
1. Abdullah bin abbas radhiallahuanhu umur 15 tahun sudah menjadi staf ahli di kekhalifahan umar bin khattab radhiallahu anhu
2. Usamah bin zaid radhiallahu anhu di umur 17 atau 18 tahun menjadi panglima perang melawan tentara romawi dan menang.
3. Ibnu Kholdun hanya perlu 18 tahun untuk menjadi ahli ekonom, sosiolog dan lain-lain.
4. Abdul Malik, Menjadi mentri di usia 17 tahun.
5. Umar bin abdul aziz menjadi gubernur di madinah umur 20 tahun
6. Muhammad al fatih menjadi sultan di umur 22 tahun
7. Harun ar rasyid menjadi khalifah saat di baiat berumur 22 tahun
dll....
Kemana pendidikan hari ini dimana 22 tahun baru bisa mencari judul skripsi... ???