Pencarian

Senin, 29 Agustus 2016

Nilai Perkuliahan 2016

Mohon maaf kepada mahasiswa/i yang mengontrak perkuliahan dengan saya. Karena ada sesuatu hal, Nilai langsung saya serahkan ke SISFO. Diharapkan bersabar karena mungkin belum di entry oleh pihak BAAK. terima kasih.

Senin, 27 Juni 2016

Pendidikan Islam Ustadz Budi Ashari, Lc

Ketika Kita sibuk dijejali dengan konsep "Jangan berkata JANGAN Kepada Anak" maka Al Quran berkata :
"Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, pada waktu ia memberi pelajaran kepadanya, 'Hai anakku, JANGANLAH kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar'" (QS. Luqman: 13).

Konsep Pendidikan islam adalah sebuah konsep yang mudah, baik kurikulum, cara belajar, metode pengajarannya bahkan masyarakat mudah menjangkaunya,
sedangkan hari ini, pendidikan yang baik justru identik dengan mahal, dengan cara belajar yang rumit yang hasilnya pun belum tentu baik.

Di zaman kebesaran islam, mereka menjadi ahli dibidangnya masing-masing di usia rata-rata 20 tahun.
1.  Abdullah bin abbas radhiallahuanhu umur 15 tahun sudah menjadi staf ahli di kekhalifahan umar bin khattab radhiallahu anhu
2.  Usamah bin zaid radhiallahu anhu di umur 17 atau 18 tahun menjadi panglima perang melawan tentara romawi dan menang.
3.  Ibnu Kholdun hanya perlu 18 tahun untuk menjadi ahli ekonom, sosiolog dan lain-lain.
4.  Abdul Malik, Menjadi mentri di usia 17 tahun.
5.  Umar bin abdul aziz menjadi gubernur di madinah umur 20 tahun
6.  Muhammad al fatih menjadi sultan di umur 22 tahun
7. Harun ar rasyid menjadi khalifah saat di baiat berumur 22 tahun
dll....
Kemana pendidikan hari ini dimana 22 tahun baru bisa mencari judul skripsi... ???

Sumber : Diambil dari Ceramah Ustadz Budi ashari Lc, 

Jumat, 24 Juni 2016

FTP Server Proftpd

Ini artikel murni copas dari sini,
http://www.tecmint.com/install-proftpd-in-ubuntu-and-debian/
Buat pengingat dan nggak capek-capek googling.

FTP servers are the piece of software that allows you to create a FTP connection between your local computer and a web server. ProFTPD is a FTP server for Unix/Linux servers, very configurable and very effective, it is free & open-sourced, released under the GPL license.

Install Proftpd in Debian
Install Proftpd in Ubuntu and Debian
In this article, we’ll explain how to install ProFTPD server on Ubuntu/Debian machines.

Step 1: Install ProFTPD Server
Of course, you need to install the software in order to use it. First make sure that all your system packages are up-to-date by running these following apt-get commands in the terminal.

$ sudo apt-get update
$ sudo apt-get upgrade
Now to install ProFTPD server, run in the terminal.

$ sudo apt-get install proftpd


While installing, it will ask you to choose the usage type you want for your ProFTPD server, you may choose the best mode that fits your needs.

Install Proftpd in Debian
Install Proftpd Server
Step 2: Configure ProFTPD Server
Before start using it, we’ll need to edit some files, the /etc/proftpd/proftpd.conf is the default configuration file for Ubuntu/Debian servers, to start editing it using the vi command, run.

$ sudo vi /etc/proftpd/proftpd.conf
Configure Proftpd in Ubuntu
Configure Proftpd Server
Press the “I” key to start editing the file. Now change the content of the file as shown it below.

ServerName: Make it your default server name.
UseIPV6: You may switch it to “Off“, if you don’t use it.
DefaultRoot : Uncomment this line to restrict users with their home folders.
RequireValidShell: Uncomment this line and make it “On” to enable logging in for users, even for those who doesn’t have a valid shell in /etc/shells to log in.
AuthOrder: Uncomment the line to enable the using of local passwords.
Port: This line defines the default port for the FTP server, it is 21 by default. If you want, you can define any custom port here.
SystemLog: The default log file path, you may change it if you want.
After making above changes as suggested, you can save the file, press the “ESC” key and write :x to save and quite .

Now restart the ProFTPD server using this command.

$ sudo service proftpd restart
During ProFTPD installation, a default “proftpd” user created automatically, but we’ll need to create a password for it, to do so, run.

$ sudo passwd proftpd
That’s it!. You can now go to following addresses on the browser, it will be up and running, it will ask you about the user name and the password.

ftp://youripaddress

OR

ftp://yourdomian.com
Login to Proftpd
Login to Proftpd
In the User Name filed write “proftpd” and in the Password filed write the password that you set before for the proftpd user.

Proftpd Directory Listing
Proftpd Directory Listing
Step 3: Creating ProFTPD Users
As you noticed, you are in the default home directory for the “proftpd” user, which isn’t useful for us, thats why we are going to create a new user with the /var/www/ folder as the home folder, so we can access it easily.

To create a FTP user say “myproftpduser” run.

$ sudo useradd myproftpduser
To create a password for it.

$ sudo passwd myproftpduser
To change it’s home folder to /var/www/ run.

$ sudo usermod -m -d /var/www/ myproftpduser
You can also define user home directory with useradd command, while creating a new users in Linux, for more information and usage of useradd command, read our article at.

15 Examples of ‘useradd’ Command
Now restart the ProFTPD server using.

$ sudo service proftpd restart
And now you can access it from the FTP server easily, you may also use Filezilla or any other FTP client to access your FTP server as well if you want.

Step 4: Troubleshooting ProFTPD:
Any available error messages will be stored in /var/log/proftpd/proftpd.log by default, you may check this file if your ProFTPD server installation isn’t working, you must also note that sometimes it happens that the ProFTPD server lags and you can’t access the server due to the “Connection Refused” message, it is not a problem, all what you have to do is to keep restarting the ProFTPD server until it works (in case if there were no other errors).

Have you installed the ProFTPD server before? What do you think about it when comparing it to other FTP servers like wu-ftpd ?

Sumber : http://www.tecmint.com/install-proftpd-in-ubuntu-and-debian/

Senin, 06 Juni 2016

Marhaban ya ramadhan 1437

Marhaban ya Ramadhan 1437 H
Semoga Puasa tahun ini lebih baik dan lebih meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.

Jumat, 20 Mei 2016

Selasa, 19 April 2016

Kita harusnya malu

🌿KISAH YANG MEMBUAT KITA MALU🌿

Kisah berikut ini benar-benar membuat kita malu. Kisah ini disampaikan oleh Dr. Sa'id Harib, Wakil Ketua Lembaga Tahfizhul Quran Dubai.

Beliau mengatakan:

Salah satu juara pemenang lomba di Dubai adalah seorang anak kecil dari negara bekas jajahan Uni Soviet. Umurnya sekitar 12 tahun. Hafalannya benar-benar membuat semua orang tercengang.

Kami bertanya kepada anak itu tentang bagaimana ia bisa memiliki hafalan sekuat itu? Siapa yang telah membimbingnya menghafal Al-Quran dengan hafalan yang kuat dan tajwid yang bagus seperti itu?

Anak itu menjawab, "Ayah saya. Beliau yang telah melakukan semua itu."

Kami bertanya lagi, "Lalu siapa yang mengajari ayahmu dan menjadikannya hafal Al-Quran?"

Anak itu menjawab, "Kakek saya."

Kami semakin terheran dengan jawabannya. Kami bertanya lagi, "Bagaimana kakekmu bisa mengajari ayahmu Al-Quran di bawah tekanan penjajahan Uni Soviet yang berpaham Komunis dan mengancam akan langsung membunuh setiap muslim yang berpegang teguh dengan agamanya?"

Anak itu lalu menceritakan:

"Kata ayahku, dulu ketika ayah masih kecil, kakek selalu membawanya naik keledai menempuh jarak yang jauh di luar kampung dan kakek selalu mengikatkan kain penutup di kedua mata ayah. Kakek membawa ayah ke sebuah tempat di gunung lalu masuk ke sebuah gua yang di dalamnya ada ruang yang cukup luas.

Sesampai di sana, kain penutup mata ayah baru dilepas. Setelah itu kakek mengeluarkan lembaran-lembaran yang berisi surat-surat Al-Quran. Di situ kakek membimbing ayah menghafal Al-Quran sedikit demi sedikit.

Setelah itu kakek menutup kembali kedua mata ayah dengan kain, lalu mereka pulang ke rumah. Begitu seterusnya sampai ayah hafal seluruh Al-Quran."

Kami semakin takjub dengan kisah itu. Kami bertanya, "Mengapa kakekmu menutup kedua mata ayahmu?"

Anak itu menjawab, "Kami juga pernah bertanya tentang itu. Ayah menjawab: kakek melakukan itu karena takut kalau Rezim Soviet menangkap ayah lalu menyiksanya sampai lemah kemudian membocorkan tempat rahasia yang digunakan sebagai madrasah tahfizh di gua itu. Madrasah itu digunakan oleh sejumlah warga muslim yang ingin menjaga anak-anak mereka agar tetap berpegang teguh dengan Al-Quran, sedangkan mereka hidup di bawah tekanan Rezim Komunis dan Atheis yang mengatur rakyatnya dengan tangan besi dan api."

🌴🌴🌴

Ya Allah...

Di mana posisi kita dari mereka?!

Kisah nyata yang benar-benar membuat malu siapapun yang hidup bertahun-tahun di dekat masjid tapi tidak ikut shalat berjamaah di situ, apalagi menghafal Al-Quran.

Ya Allah, ampunilah semua dosa dan kesalahan kami. Aamiin.

Kebalikan dgn kita, cari ilmu/ ibadah kadang hanya sisa waktu kerja 😭

___
La Ode Abu Hanifa