Pencarian

Selasa, 05 Desember 2017

Naseihat-15

Nak, ingatlah baik-baik bagaimana dahsyatnya kisah para sahabat nabi yang mulia :
Ketika semua orang mulai meragukan sang nabi tentang perjalanan dari Mekkah ke Palestina dan Naik Ke langit (Isra' Mi'raj), sahabat yang mulia Abu Bakr dengan penuh keyakinan berkata : "Bila didepan saya ada tembok besar menjulang berwarna putih. Lalu Muhammad mengatakan tembok itu berwarna hitam. 
Saya akan bohong tehadap mata saya dan saya katakan 'Iya. Hitam'". Semoga Allah meridhoi abu bakr.

Senin, 04 Desember 2017

Mencari Konfigurasi di Cisco

Perintah Mencari Konfigurasi di Cisco (kata kunci inside)
router-core#show running-config | include inside

Dst Nat di Router Cisco

Perintah dst nat di router cisco
--------------------------------
router-core#conf t
router-core(config)#ip nat inside source static ip-lokal-tujuan ip-publik
Contohnya : 
router-core(config)#ip nat inside source static 192.168.1.2 202.133.122.2

Kamis, 09 November 2017

Nasehat-14

Nak, ingatkan selalu dirimu untuk bertakwa, jangan merasa lebih baik dari siapapun. Jangan lengah nak, karena setan tidak pernah tidur. dan ingat, Jangan beramal akhirat untuk mengejar dunia.

Senin, 09 Oktober 2017

Nasehat-13

Nak, ingatlah nasehat ini, Kesalahan/khilaf pada seorang guru itu merupakan ujian bagi murid-muridnya.
Jika murid itu diam maka bisa jadi dia termasuk orang yang selamat, jika dia menasehati gurunya dengan cara yang ma'ruf maka bisa jadi dia mendapatkan pahala, dan jika dia mencela maka bisa jadi dia berdosa dan hilanglah keberkahan ilmu yang didapatnya.

Selasa, 12 September 2017

Nasehat-12

Nak, perhatikanlah kisah ini
"Pagi tadi setelah Shubuh, kami mengkaji kitab "Manhaj Ahlus Sunnah dalam Tazkiyatun Nufus" karya Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas hafizhahullah wa athaalallaahu umrahu fi tha'atih. Itu adalah pertemuan kedua kajian kitab tersebut di Masjid Nurul Islam Pondok Kopi. Hadirin dari kalangan umum, terutama sekian orang tua sekitar.
Selepas kajian, beberapa orang tua mendekati kami. Lalu tanya jawab. Ada satu orang tua yang kisaran 60-70 tahun usianya mengabarkan:
"Kami mengenal Sunnah melalui Ustadz Yazid. Dahulu beliau mengajar di masjid ini. Dahulu sekali. Tapi saat itu keadaan tidak kondusif. Demi keamanan, akhirnya vacum kajian beliau."
Saya bertanya, "Kapan itu?"
Beliau menjawab, "Tahun 1989. Sekitar 4 tahun beliau mengajar di sini."
Masya Allah. Tabaarakallah. (catatan: itu sesuai ala adanya kata beliau, jika ada kesalahan ingatan tahun, maka semoga ada yang menjelaskan)
Ini dengan penekanan: dakwah ketika itu, tidak 'semudah' sekarang. Selain kondisi masyarakat yang dahulu masih sangat tradisional, kondisi pemerintahan saat itu juga berbeda dengan sekarang. Hal ini disebutkan oleh orang tua tersebut.
Beliau berpesan bahwa dai-dai sekarang mumpung ada kesempatan, sebarkanlah terus dakwah Sunnah sampai Sunnah dikenal orang banyak. Dahulu sangat sulit dan kini Allah permudah.
Pesan kami juga di status ini: saudaraku terutama pemuda, hadirilah kajian-kajian dan jangan mengandalkan live streaming jika sempat hadir!
Suatu kala, kami mengajar suatu kitab di daerah Tebet secara rutin. Di sesi tanya jawab, kami sempatkan bertanya ke seorang tua mengenai materi kajian. Tapi beliau 'melongo' (maaf agak kasar) saja. Saya ulangi tetap bingung. Maka jemaah mengabarkan bahwa beliau kurang baik pendengarannya. Lalu saya beralih bertanya ke orang tua lainnya. Hal serupa berlaku kembali. Kurang baik pendengaran.
Selepas shalat Isya, orang tua pertama itu, mendekati kami. Beliau kemudian berkata, "Saya minta maaf. Tadi saya memang tidak dengar. Saya memang sudah tidak begitu bisa mendengar jelas kecuali teriakan dari dekat."
Kami bertanya, "Lalu bagaimana bapak bisa di majelis (sementara tidak dengar)?"
Beliau menjawab, "Saya cuma suka di majelis ilmu. Saya mau cari berkah sama pahalanya. Siapa tahu saya wafat di majelis ilmu."
Sehingga, saya kadang ketika mengajak beberapa pemuda yang 'sudah kenal ngaji' tapi banyak alasan untuk tidak hadir, saya merasa mendung. Apa saya harus menyediakan jodoh untuk para bujang yang pemalas hingga mereka mau hadir di majelis ilmu? Apa saya harus membayar mereka agar kebutuhan rumah tangga terpenuhi hingga mau ikuta ngaji? Sekiranya saya bisa, maka saya ingin berikan itu, sampai mereka mau ngaji.
Betul. Ada dan saya kenal sesiapa yang hanya mau mengaji jika pematerinya datang dari jauh, atau Tabligh Akbar, atau kajian ramai.
Seandainya saya memiliki banyak kelebihan harta yang membuat kawan-kawan tak perlu banyak berpikir soal kecukupan hidup lalu bisa fokus ngaji ilmu, maka saya ingin sekali melakukan. Tapi tak mampu. Maka biarlah Allah yang membuka hati mereka dan mengubah mindset mereka.
Apa menunggu ada pembubaran kajian, pengeroyokan terhadap ustadz, baru beberapa rekan ini sadar bahwa sudah terlalu banyak kebaikan luput disebabkan kemalasan, atau rasa malu, atau kesombongan.
Maka, rajinlah, jangan malu dan jangan sombong akan ilmu."
Diambil dari status Facebook ustadz Hasan Al-Jaizy Al-Jaizy
Bacalah nak dan ingatlah setiap kali engkau malas untuk pergi ke Majelis Ilmu (Pengajian), Malulah, malulah.
Dan berdoalah  : "Ya Allah, tolonglah aku agar selalu berdzikir/mengingat-Mu, bersyukur pada-Mu, dan memperbagus ibadah pada-Mu".

Selasa, 05 September 2017

Nasehat-11

Nak, belajarlah adab, jika engkau memasuki suatu tempat milik orang lain, maka jauhkan tangan dan matamu dari apapun tanpa izin dari yang punya tempat. Jika engkau tidak dipersilahkan duduk maka berdirilah atau bertanyalah bolehkan saya duduk karena itu akan membuatmu lebih baik.

Senin, 04 September 2017

Informasi Nilai Genap 2016/2017

Informasi Nilai dapat dilihat dilink berikut : http://abdulrahim.stikom-db.ac.id/

UNTUK KOMPLAIN/KONFIRMASI NILAI DITUNGGU 
PALING LAMBAT  Rabu, 06-09-2017 JAM 17.00

Selasa, 29 Agustus 2017

Kajian Kurban

Rasulullah tidak pernah meninggalkan ibadah kurban selama 10 tahun di kota madinah.
Kurban adalah seafdol-afdolnya ibadah harta.
Tidak boleh menyembelih di kuburan.
Tidak boleh mengupah penyembelih ataupun panitia kurban dari bagian kurban tersebut
Orang kafir boleh menerima daging kurban.
Tidak ada kaitan antara hukum sah kurban dengan larangan memotong kuku di 10 hari pertama dzulhijah.
----------------------------------------------------------------------------
Dari Kajian Ustadz Abu Salma, Lc

Nasehat-10

Nak, berkurbanlah untuk yang engkau cintai, jika engkau berkurban untuk manusia maka engkau akan kecewa, jika engkau berkurban untuk allah maka engkau tidak akan pernah dikecewakan oleh allah, Sesungguhnya Allah itu sangat baik nak, Maha Pengasih Lagi Penyayang. Berkurbanlah nak, berkurbanlah walaupun hanya dengan hartamu.

Sabtu, 26 Agustus 2017

Nasehat-9

Nak, Berhati-hatilah ketika engkau sedang menasehati saudara/i mu namun dihatimu terasa bahwa engkau ingin terlihat lebih baik dengan kata-kata yang akan engkau ucapkan, dihatimu engkau mulai merasa bangga dengan perkataanmu, dihatimu engkau mulai merasa ingin terus berbicara dan ingin terlihat lebih pandai dan berpengalaman, berhati-hatilah nak, barangkali saat itu engkau lebih butuh nasehat daripada saudara/i mu yang sedang engkau nasehati itu.

Rabu, 23 Agustus 2017

Nasehat-8

Nak, ingatlah Kisah Istri Nabi mu yang mulia, Khadijah yang semoga allah meridhoinya, pelajarilah hidupnya, contohlah perilakunya karena dia adalah perempuan yang belum pernah dilihat dan setelah meninggalnya pun masih dapat menimbulkan cemburu pada perempuan semulia Aisyah Yang Semoga Allah Meridhoinya.

Sabtu, 19 Agustus 2017

Nasehat-7

Nak, sembunyikanlah amalan dan kebaikkanmu seperti engkau menyembunyikan aib yg ada pada padamu.

Nasehat-6

Nak, setiap kali hatimu bersedih karena dunia maka ingatlah akhirat dan berdoalah "Ya allah cukupkanlah kami dan jadikanlah kami hamba yang selalu bersyukur."

Minggu, 13 Agustus 2017

Kajian

Ruqyah secara bahasa adalah bacaan yang digunakan untuk mencari kesembuhan atau pertolongan.
Ruqyah terbagi 2 :
1. Ruqyah syar'i
Yaitu melakukan pengobatan dengan al quran.
2. Ruqyah syirik
Dibolehkan melakukan Ruqyah selama didalamnya tidak ada ke syirikan.
Syarat melakukan ruqyah :
1. Tidak meyakini bacaan2 ruqyah mendatangkan manfaat dengan sendirinya tanpa pertolongan allah.
2. Ruqyah tidak mengandung hal hal yang menyelisihi syariat.
3. Ruqyah hendaklah dengan bahasa yang dipahami.
Teknik ruqyah diantaranya adalah bacaan al quran dan ada juga berdasarkan pengalaman.
Kajian ustadz abu salma

Selasa, 08 Agustus 2017

Nasehat-5

Nak, cintailah dunia ini biasa saja, jangan engkau mengambil terlalu banyak darinya karena dengan itu engkau akan sulit jika nanti akan meninggalkannya.

Nak, ingatlah bahwa sudah banyak sekali orang-orang mulia yang menjadi hina karena cintanya kepada dunia.

Nak, ingatlah nasehat dan petuah dari para ulama, "Seluruh cinta selain cinta kepada allah dan kepada orang2 yang di ridhoi allah maka itu akan mendatangkan luka dan kesedihan".

Nak, kelak engkau akan/harus mencintai, maka berdoalah nak,
"Wahai Dzat yang maha membolak-balikkan hati, Dzat yang memiliki jiwa seluruh jiwa manusia,
jangan berikan kepadaku cinta yang melebihi cintaku kepadaMu".

Jumat, 04 Agustus 2017

Nasehat-4

Nak, Berhati-hatilah terhadap harta yang jika sedikit terasa kurang bagimu dan ketika banyak tidak juga mencukupi kebutuhanmu.
Kuatkan hatimu nak, carilah keberkahan, dan berdoalah agar allah mencukupi kita dengan yang sedikit dan selalu menjadi hamba yang bersukur.
Bacalah selalu doa rasulullah shallallahu alaihi wa sallam :
"Ya allah sesungguhnya aku memohon ilmu yang bermanfaat, rizki yang baik dan amalan yang diterima."

Nasehat-3

Nak, Dunia ini melelahkan.
Dunia ini melelahkan bahkan untuk orang-orang yang tidak mencarinya sekalipun.
Bersabarlah dan tetaplah diatas jalan para salafus sholeh.

Kamis, 03 Agustus 2017

Nasehat-2

Nak, engkau akan hidup di zaman yang penuh fitnah. engkau akan hidup dizaman dimana sulit sekali menilai baik buruknya suatu kabar atau tulisan.
Jika engkau kelak menemui fitnah telah menimpa gurumu/ustadzmu ataupun orang yang menyelisihimu maka diamlah nak, jangan mendahului orang yang berilmu, berlalulah seperti anak kecil yang tertidur karena lelah, hatimu mungkin gelisah namun sibukkanlah dirimu dengan ibadah hingga engkau lelah, jangan berkata ataupun menulis sesuatu dengan terburu-buru sehingga kelak engkau akan menyesali itu.

Senin, 31 Juli 2017

Nasehat-1

Nak, Jika allah berkehendak dan engkau mencapai umurmu maka engkau akan banyak menemui/mengenal orang-orang dan apabila engkau menemukan aib diantara mereka, siapapun itu, baik yang engkau senangi ataupun yang tidak, baik itu orang biasa ataupun orang terkemuka maka berikanlah nasehat dengan diam-diam atau tutupilah aibnya tersebut sesuai dengan yang bisa engkau lakukan. 

Jika engkau tidak mampu menasehati atau menutupi aib itu maka carilah keringanan untuk saudaramu agar hatimu menjadi tenang dan sesungguhnya itu menjauhkanmu dari buruknya prasangka. Para assatidz kita telah menyampaikan nasehat bahwa jika engkau menjumpai saudara pengajianmu sedang berkendara dengan seorang perempuan dgn pakaian yg tidak sopan maka katakanlah pada dirimu sendiri "Mungkin dia sedang bersama saudara perempuannya, atau mungkin dia sedang mengantar seseorang yg sangat butuh pertolongan" atau carilah alasan lain yg dapat menjauhkanmu dari berburuk sangka terhadap saudaramu sendiri sekalipun alasan itu tidak masu akal bagimu. 
Ingatlah nak, engkau tidak ditanya tentang perbuatan orang lain, yg ditanyakan kepadamu adalah perbuatanmu terhadap orang lain. 

Jumat, 28 Juli 2017

Tata cara pengurusan jenazah

(⛔Tata cara Pengurusan jenazah sesuai Sunnah Nabi Shallallahu Alaihi wasallam / Tata Cara Penguburan

a. Yang melakukan penguburan / menurunkan jenazah adalah kaum laki-laki walaupun si mayit adalah wanita. Dan yang paling berhak turun adalah keluarganya atau kerabatnya namun dengan syarat orang yang turun ke dalam liang adalah orang yang tidak melakukan jima’ pada malam harinya.
Rasulullah Shollallahu ‘alayhi wa sallama bersabda:

“Adakah di antara kalian yang tidak berhubungan badan tadi malam?’ ‘Saya, wahai Rasulullah,’ jawab Abu Tholhah. Kemudian beliau berkata,‘Turunlah’
Anas berkata, “Maka Abu Tholhah pun turun ke kuburnya.” (HR. Bukhari / Fat-hul Baari III/207, no. 1342).

b. Mayit diturunkan dari

arah kaki kubur terlebih dahulu dan diletakkan dengan posisi berbaring di atas lambung kanannya dengan wajah menghadap arah kiblat.

أَدْخَلَ الْمَيِّتَ مِنْ قِبَلِ رِجْلَيِ الْقَبْرَ، وَقَالَ: هَذَا مِنَ السُّنَّةِ

Dari Abu Ishaq, “Bahwasanya Abdullah bin Zaid memasukkan jenazah dari arah kaki kubur, kemudian ia berkata: ini termasuk sunnah.” (HR. Abu Dawud)

c. Yang meletakkan mayit ke dalam kubur mengucapkan “Bismillaah wa ‘alaa Sunnati Rasuulillaah,” atau membaca, “Bismillaah wa ‘alaa Millati Rasuulillaah,” sebagaimana yang diriwayatkan dari Ibnu ‘Umar, ia berkata, “Bahwasanya Nabi Shollallahu ‘alayhi wa sallam jika meletakkan (memasukkan) jenazah ke liang lahad, beliau selalu membaca: “Bismillahi wa ‘alaa sunnati Rasulillaah.” (Dengan menyebut Nama Allah dan mengikuti Sunnah Rasulullah). [Sunan Abi Dawud (‘Aunul Ma’buud (IX/32, no. 3197), Sunan at-Tirmidzi (II/255, no. 1051), Sunan Ibni Majah (I/494, no. 1550)]

Juga berdasarkan hadits al-Bayadh, dari Rasulullah Shollallahu ‘alayhi wa sallama, beliau bersabda:

“Ketika mayat dimasukkan di kuburnya, maka hendaklah orang yang memasukkannya itu membaca di saat dia meletakkan mayit di lahad: ‘Bismillaahi wa billaahi wa ‘alaa millati Rasuulillaah’ (Dengan menyebut Nama Allah, demi Allah dan mengikuti Sunnah Rasulullah).” [HR. Al-Hakim (Mustadrak I/366).]

d. Setelah diletakkan maka tidak ada syariat untuk membuka tali ikatan kain kafan, tidak pula membuka kain di bagian wajah si mayit dan tidak pula diciumkan ke tanah. Tidak pula si mayit di-adzankan dan di-iqomahkan. Namun para ulama membolehkan untuk melepas ikatannya ketika mayit ketika mayit telah diletakkan di lahad. Namun hendaknya melepas ikatan tersebut tidak tidak dengan dilatarbelakangi niat agar tidak menjadi hantu pocong atau mitos / kesyirikan lainnya.

e. Setelah itu si mayit ditutup dengan kayu papan atau sejenisnya dan kemudian ditutup dengan tanah. Disunnahkan bagi yang berada di sekitar kubur untuk turut menabur (melemparkan) ke atas kubur tiga genggaman tanah dengan kedua tangannya setelah liang lahat ditutup. Hal ini berdasarkan hadits Abu Hurairah,

“Bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wa sallam telah melakukan shalat Jenazah, kemudian beliau mendatangi kuburan mayit itu, lalu menaburkan (melemparkan) tiga kali genggaman tanah ke bagian atas kepala mayit.” [HR. Sunan Ibni Majah (I/499, no. 1565)]

f. Selesai pemakaman maka tanah kubur ditinggikan sejengkal dan diletakkan batu sebagai tanda, di bagian kepala.

g. Tidak disyariatkan menyiram kubur dengan air mawar, ditaburi bunga atau menancapkan pelepah kurma. Mengenai pelepah kurma yang oleh Rasulullah Shollallaahu ‘alayhi wa sallama ditancapkan di kuburan adalah kekhususan beliau karena beliau atas ijin Allah mengetahui dua orang penghuni kubur sedang disiksa, dan kemudian beliau menancapkan pelepah kurma basah sembari berdo’a dan berharap selama pelepah kurma itu belum kering Allah akan meringankan siksanya. Dengan demikian bila kita melakukan hal yang sama kepada kubur seseorang itu adalah merupakan prasangka buruk bahwa penghuni kubur sedang disiksa dan ini tidak disyariatkan.

h. Disyariatkan berdoa kepada Allah untuk penghuni kubur. Bahwasanya apabila Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam selesai menguburkan mayit, beliau berdiri di samping kubur seraya bersabda:

اِسْتَغْفِرُوْا ِلأَخِيْكُمْ, وَسَلُوْا لَهُ التَّثْبِيْتَ فَإِنَّهُ اْلآنَ يُسْأََلُ.

“Mohonlah ampunan bagi saudaramu dan mohonkanlah kemantapan baginya karena ia sekarang sedang ditanya.”.Sanadnya shahih: [Ahkamul Janaa-iz, )

Kemudian setiap orang yang hadir berdo’a sendiri-sendiri tanpa dipandu atau di-imami seseorang. Tidak pula dibacakan Al-Qur’an, Tahlil, Talqin atau lainnya.

i. Dari ‘Utsman bin ‘Affan Rodhiyallaahu ‘anhu, ia berkata, “Bahwasanya apabila Rasulullah Shollallahu ‘alayhi wa sallama selesai menguburkan mayit, beliau berdiri di samping kubur seraya bersabda: “Mohonlah ampunan bagi saudaramu dan mohonkanlah keteguhan baginya karena ia sekarang sedang ditanya.” [HR. Abu Dawud, (‘Aunul Ma’buud IX/41, no. 3205).]

j. Tidak diperbolehkan menulis sesuatu di atas kuburan. Diriwayatkan dari Jabir Radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata: Nabi Shallallahu ‘alayhi wa sallam melarang di atas kuburan diberi warna dan ditulis sesuatu. Dan Beliau melarang di atasnya dibangun dan diinjak. [HR At Tirmidzi].

k. Tidak boleh mengubur orang kafir di kuburan kaum muslimin dan sebaliknya.

l. Tidak boleh menambahkan sesuatu di atas kuburan, baik dengan tanah atau bangunan. Karena hadits Jabir Radhiyallahu ‘anhu yang marfu’, beliau berkata:  “Rasulullah melarang mendirikan bangunan di atas kuburan atau ditambahkan kepadanya tanah.” [HR An Nasa-i, dan dishahihkan oleh Syaikh Al Albani].

m. Dibenci berjalan di atas kuburan dengan mengenakan alas kaki tanpa ada udzur. Namun apabila ada udzur, seperti tempatnya sangat panas atau terdapat banyak duri, maka tidak mengapa berjalan dengan mengenakan sandal. Didalam hadits Basyir bin Nahik, ia berkata: Ketika aku berjalan bersama Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wa sallam , tiba-tiba ada seseorang yang berjalan di kuburan dengan mengenakan sandal.

Kemudian Beliau bersabda:  “Wahai, orang yang mengenakan sandal! Celakalah engkau! Lepaskanlah dua sandalmu!” Kemudian lelaki tersebut melihat sandalnya. ketika dia melihat Rasulullah melepas sandalnya, maka dia melepas dan melempar kedua sandalnya. [HR Abu Dawud, dan dihasankan oleh Syaikh Al Albani].

Wollahu A’lam Bishowaab

Semoga bermanfaat

==================

👉🏻 Anda ingin ikut andil dalam dakwah??
Dukung kami dengan membantu penyebaran artikel ini.
____________☝ semoga mendapatkan pahala yang serupa.


📲 Group WA Khusus ikhwan klik tautan dibawah 👇🏻:
        https://chat.whatsapp.com/56wtliWOqxw72GMDE5NUeg

📮Instagram  : Nasehat_Berbagi_Faedah

📌 Grub NBF : Nasehat berbagi Faedah 📢

Kamis, 20 Juli 2017

Sertifikasi Dosen(serdos)

Alhamdulillah, akhirnya pengumuman sertifikasi dosen (serdos) 2017 Gel 1 sudah diumumkan, dan saya dinyatakan Lulus.

Senin, 10 Juli 2017

Tugas Komunikasi Data dan Jaringan

Buat makalah yang membahas tentang Layer OSI dengan ketentuan :
1. Tugas Mandiri
2. Minimal 20 Halaman (diluar cover, daftar pustaka dan kata pengantar)
Tugas dikumpul di pertemuan Lab. Komdat Hari Rabu Tanggal 12 Juli 2017
Terima kasih.

Tugas Mandiri Pemrograman Web

Integrasikan template frontend bootstrap berikut dengan framework codeigniter :
Kata Kunci tugas ini adalah menggunakan base_url untuk tiap file images, css dan javascript.

Download Frontend
https://github.com/BlackrockDigital/startbootstrap-shop-item/archive/gh-pages.zip

Download Framework CodeIgniter
 https://github.com/bcit-ci/CodeIgniter/archive/3.1.5.zip

Buat controller dengan nama beranda
Jika url di akses http://localhost/folder/index.php/beranda
Maka akan tampil template frontend diatas.
------------------------------------------------------------------------------
Tugas dibawa dipertemuan Lab. Rabu 12 Juli 2017

Minggu, 09 Juli 2017

Anak Kedua Kami Lahir

Alhamdulillah, Sesungguhnya segala puji hanya milik allah, sholawat dan salam semoga selalu tercurah untuk Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.
Telah lahir anak kedua kami hari ahad, 15 syawal 1438H bertepatan dengan 09 juli 2017 jam 05.30, lahir dengan persalinan normal jenis kelamin perempuan, berat 3.6,
رَبِّ اجْعَلْنِيْ مُقِيْمَ الصَّلٰوةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِيْ ۖ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَآءِ
"Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang yang tetap melaksanakan sholat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku."(QS. Ibrahim 14: Ayat 40)
Allah SWT berfirman:
رَبَّنَا هَبْ لَـنَا مِنْ اَزْوَاجِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ اَعْيُنٍ وَّاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ اِمَامًا
" Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa."(QS. Al-Furqan 25: Ayat 74).

Kamis, 30 Maret 2017

Beginilah Kami diperintahkan

Ada perbedaan antar ahli ilmu di kalangan sahabat Nabi tentang masalah ilmu waris dalam hal jatah kakek dan saudara. Zaid bin Tsabit yang oleh Nabi pernah disebut sebagai orang paling ahli di bidang ilmu waris berhadapan dengan Ibnu Abbas yg oleh Nabi pernah didoakan memiliki ilmu agama yang dalam dan ahli tafsir.
Ibnu Abbas sangat yakin pendapatnya benar sampai berkata, "Saya ingin berkumpul dengan orang-orang yg berbeda dengan saya dalam hal ilmu waris ini. Saling meletakkan tangan di rukun yamani kemudian bermubahalah, laknat Allah menimpa para pendusta."
Segitu kuatnya..., tapi suatu hari Ibnu Abbas bertemu Zaid yg sedang naik kendaraannya. Ibnu Abbas segera mengambil tali kekangnya, menuntunnya dan berkata, "Beginilah kami diperintahkan untuk bersikap kepada ulama dan pembesar kami."
Zaid kemudian berkata, " Keluarkan tanganmu."
Ibnu Abbas mengeluarkan tangannya dan Zaid menciumnya, sambil berkata, "Beginilah kami diperintahkan untuk bersikap kepada ahlul bait Nabi."
Dan saat Zaid meninggal, Ibnu Abbas berkata, "
Beginilah ilmu itu hilang. Hari ini telah dikubur banyak sekali ilmu."
(Adab, adab, adab!!!
Begitulah orang yg benar-benar berilmu.
Jiwa menjadi lapang karena ilmu.
Belajarlah lagi, jika jiwa masih sempit, sikap masih kasar.
Adab sebelum ilmu!
نحب المسلمين
رضي الله عنكم ويا خير الأجيال)
Ustadz  Budi Ashari

ZINDIQ

ZINDIQ
Seorang ulama besar Al Qodhi Ismail bin Ishaq Al Azdi, suatu hari menemui Khalifah Al Mu'tadhid.
Al Mu'tadhid menyerahkan kepadanya sebuah buku.
Setelah dibuka oleh Al Qodhi Ismail, ternyata isinya adalah kumpulan fatwa-fatwa yg paling ringan dari para ulama.
Jika dalam sebuah pernasalahan fikih ada perbedaan pendapat ulama, dituliskan yg paling ringan dan mudah dari semua pendapat itu.
Al Qodhi Ismail berkata: "Penulis buku ini seorang zindiq" (orang sesat, jahat dan menyembunyikan kekafiran).
Al Mu'tadhid: "Bukankah hadits-haditsnya shohih?"
Al Qodhi Ismail menjawab: "Hadits-hadits itu tetap di posisinya.
Tapi, ulama yg membolehkan hal yg memabukkan tidak membolehkan nikah mut'ah. Yang membolehkan nikah mut'ah tidak membolehkan hal yg memabukkan. Dan tidak ada seorang ahli ilmu pun kecuali punya kekhilafan. Siapa yg mengumpulkan kekhilafan ulama dan mengambilnya, hilanglah agamanya!"
Al Mu'tadhid kemudian membakar buku itu...
(Islam memang mudah. Kita bersyukur atas hal itu.
Tapi kita tidak boleh mencari-cari keringanan dari fatwa para ulama. Karena tak ada yg selamat dari khilaf.
Ilmuilah!!
Al Qodhi ingin menyampaikan kepada kita semua, hukum itu ada para ahli istinbath untuk menyimpulkannya. Tak sekadar menemui ayat atau hadits shohih...
Dan...
Andai pemimpin muslim hari ini dikawal ulama, maka mereka akan membakar semua bisikan kaum zindiq)

Ustadz Budi Ashari

TAK USAH RISAUKAN LISAN

TAK USAH RISAUKAN LISAN
Robi' bin Shobih meriwayatkan bahwa seorang laki-laki berkata kepada Hasan Al Bashri, ulama besar Tabiin:
"Wahai Abu Said, aku melihat suasana yg aku benci."
Hasan menjawab:
"Apa itu, anak saudaraku?"
Laki-laki itu:
"Aku melihat sekelompok orang yg datang di majlismu, hanya mengumpulkan kesalahan penjelasanmu kemudian nanti mereka ceritakan dan ejek.
Hasan menjawab tenang:
"Wahai anak saudaraku, yg seperti ini jangan kamu anggap masalah besar.
Aku beritahukan yang lebih mengherankan dari itu."
Laki-laki itu:
"Apa itu wahai paman?"
Hasan:
"Aku ini menundukkan jiwaku agar bisa berada di sisi yang Maha Rohman, bersama para penghuni surga, selamat dari neraka, mendampingi para Nabi.
Dan aku tidak menundukkan jiwaku agar dikenal oleh manusia.
Jika ada satu saja, orang yg selamat dari lisan manusia, maka Pencipta mereka yg telah menciptakan mereka pasti selamat dari lisan mereka.
Jika ternyata Yang telah menciptakan mereka saja tidak selamat dari lisan mereka, maka makhluk lebih layak untuk tidak selamat."
(Untukmu jiwaku dan saudaraku, Tak usah dianggap besar.
Itu hanya busa yang menggumpal, tak berguna, kemudian hilang.
Berlian tetap berlian. Kalaupun ia tertutup, hanya sesaat, kemudian ia berkilau kembali)

Ustadz Budi Ashari

AKU YANG LEBIH LEMBUT DAN LEBIH KENAL

AKU YANG LEBIH LEMBUT DAN LEBIH KENAL
Ibnu Hibban meriwayatkan, bahwa seorang arab baduwi suatu hari mendatangi Nabi dan meminta sesuatu. Maka Nabi pun memberinya.
Kemudian Nabi bertanya kepadanya: "Apakah aku telah berbuat baik kepadamu?"
Arab Baduwi itu menjawab: "Tidak, kamu tidak berbuat baik."
Muslimin marah dan mereka pun berdiri menghampiri Arab Baduwi itu. Nabi memberikan isyarat kepada mereka agar berhenti. Kemudian beliau masuk ke rumahnya dan meminta Arab Baduwi itu datang dan beliau menambahi sesuatu untuknya.
Kemudian Nabi bertanya kembali: "Apakah aku sudah berbuat baik kepadamu?"
Arab Baduwi menjawab: "Ya, semoga Allah membalasmu dengan kebaikan dan untuk keluarga."
Rasul berkata: "Sesungguhnya kamu telah mengucapkan kalimat yang menyebabkan ada ganjalan di hati sahabat-sahabatku, jika kamu mau maka katakan di hadapan mereka apa yang baru saja kamu ucapkan di hadapanku agar hilang dari dada mereka ganjalan hatinya."
Arab Baduwi menyanggupi: "Ya."
Esok harinya, Arab Baduwi itu datang.
Nabi berkata: "Sesungguhnya Arab Baduwi ini berkata telah mengucapkan kalimat, kemudian kami tambahi dan katanya dia ridho. Bukankah demikian wahai Arab Baduwi?"
Arab Baduwi berkata: "Ya, semoga Allah membalasmu dengan kebaikan dan untuk keluarga."
Wajah Nabi berseri-seri. Kemudian beliau berkata:
“Perumpamaanku dengan perumpamaan Arab Baduwi ini seperti seseorang yang mempunyai unta yang lepas. Orang-orang mengejarnya, tetapi hanya menambahnya berlari menjauh. Maka pemilik unta itu berkata kepada semua orang: Biarkan aku saja yang mengurus untaku, karena aku lebih lembut dan aku lebih kenal. Maka pemilik untuk itu menghampiri untanya, mengambilnya dari tempat yang kotor, kemudian pelan-pelan dikembalikan hingga unta itu mau datang dan duduk, kemudian diikat kembali dan dia bisa duduk kembali di atasnya.
Dan seandainya aku biarkan kalian marah terhadap perkataan orang itu dan kalian membunuhnya, maka dia akan masuk neraka.”
(Inilah da’wah Rasulullah yang berjalan di atas bashiroh...!
Meraih yang baru tanpa melukai yang lama.)

Ustadz Budi Ashari

LAPANGNYA DADA

LAPANGNYA DADA
Imam Ibnul Jauzi menuturkan dalam Shifatush Shofwah bahwa Al Fadhl bin Abi Ayyash berkata:
"Suatu hari saya duduk bersama Wahab bin Munabbih. Datanglah seseorang dan berkata: saya bertemu dgn fulan dan dia mencacimu."
Maka Wahab pun marah dan berkata: "Apakah syetan tidak mendapatkan utusan selain dirimu?!"
Belum lagi orang itu pergi, datanglah orang yg disebutkan mencaci Wahab.
Orang itu mengucap salam ke Wahab. Wahab menjawabnya, mengulurkan tangannya utk menyalaminya dan mempersilakan duduk di sampingnya.
(Bayangkan posisi kita di posisi Wahab yg mendapat laporan tentang orang yg menghina kita di belakang kita.
Dan bedakan kualitas marah kita dengan marahnya Wahab.
Salamatush shodr....
Selamatnya dada, kelapangan jiwa.
Wahab justru menganggap kedatangan orang itu adalah utusan syetan.
Syetan yg membelah tautan hati.
Syetan yg menyempitkan jiwa, menyesakkan dada.
Jangan mau diperdaya syetan.
Lapangkan dada...
Jiwa sempit membuat hidup ini menjadi sesak.
-------------------------------------------------------------------------
Ustadz Budi Ashari

Senin, 20 Maret 2017

Tazkiyatun nafs

Sebesar-besarnya nikmat adalah nikmat islam.
dan Apabila allah mencintaimu maka allah akan mematikanmu dalam islam.
Sebagaimana doa Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam
"Wahai yang menetapkan hati, tetapkanlah hatiku diatas agama-Mu"
Bagaimana engkau tau bahwa engkau tetap dalam islam, ialah apabila engkau merasa gembira tatkala engkau mentaati allah.
maka jadikanlah hatimu gembira tatkala engkau menyembah allah.

Jangan lakukan suatu ibadah semata-mata untuk menyelesaikannya namun lakukanlah sesuatu ketaatan untuk mendekatkan diri kepada allah.
Allah tidak dimudharatkan dengan kemaksiatanmu, namun engkaulah yang binasa ketika engkau melakukan kemaksiatan.
Mati dalam islam, dalam keadaan apapun juga jauh lebih baik daripada mati dalam kufur.
Sebagaimana doa orang-orang soleh.
Ya Allah sesungguhnya aku mencintai-Mu walaupun aku bermaksiat kepada-Mu.
Apabila allah telah menetapkan engkau untuk sholat subuh berjamaah, setelah engkau keluar masjid, hadirkan perasaan gembira, karenanya Allah dengan rahmatnya telah membangunkanmu dari tempat tidurmu dan menyebabkan engkau berdiri dan beribadah kepada-Nya.

Diambil dari ceramah Syaikh Saleh bin Awad al Maghamsi

Sabtu, 18 Februari 2017

Cara backup database Postgres

pg_dump -h localhost -p 54321 -U usernya -F c -v -f nama-hasil-backup.backup namadatabase

Sabtu, 11 Februari 2017

Surah Maryam Ayat 15

وَسَلٰمٌ عَلَيۡهِ يَوۡمَ وُلِدَ وَيَوۡمَ يَمُوۡتُ وَيَوۡمَ يُبۡعَثُ حَيًّا‏ ﴿۱۵﴾  
15. Kesejahteraan atas dirinya pada hari ia dilahirkan dan pada hari ia meninggal dan pada hari ia dibangkitkan hidup kembali.

Jumat, 27 Januari 2017

Kami Rindu Kepadamu

لَقَدْ جَاءَكُمْ رَسُولٌ مِنْ أَنْفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُمْ بِالْمُؤْمِنِينَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ

"Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin.Al Quran Surah At Taubah (9): 128

Masih terbayang ketika pertama kali membaca ayat ini dengan benar-benar membaca artinya.
Hati ini langsung luluh lantah, ternyata selama ini saya baru tau bahwa rasul itu begitu sayang dan kasih terhadap umatnya. Sanking sayangnya, penderitaan orang lain itupun terasa berat baginya.
Luar biasa,..
Teringat tentang kisah ini pun :
Ketika Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menangis, para sahabatnya bertanya, "Apa yang membuatmu menangis ya Rasulullah?" Beliau menjawab, "Aku rindu kepada saudara-saudaraku." Mereka berkata, "Bukankah kami adalah saudara-saudaramu ya Rasulullah?" Beliau menjawab, "Bukan, kalian adalah sahabat-sahabatku. Adapun saudara-saudaraku, maka mereka adalah kaum yang datang sesudahku, mereka beriman kepadaku dan tidak melihatku.

SEMOGA KITA TERMASUK ORANG-ORANG YANG DIRINDUKAN OLEH RASULLULLAH.

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Selasa, 24 Januari 2017

SENGKETA DUA KAKAK BERADIK HINGGA KE PENGADILAN

 *SENGKETA DUA KAKAK BERADIK HINGGA KE PENGADILAN*
 Dua Orang Kakak Beradik (Di Saudi Arabia) Berseteru Memperebutkan Hak  Hingga ke Pengadilan.
⚖ Di salah satu pengadilan Qasim, Kerajaan Saudi Arabia, berdiri Hizan al Fuhaidi dgn air mata yg bercucuran hingga membasahi janggutnya...
 Kenapa?
Karena ia kalah terhadap perseteruannya dgn saudara kandungnya dipengadilan!! 
⚔ Tentang apakah perseteruannya dg saudaranya??
Tentang tanah ??
atau warisan yg mereka saling perebutkan?? 
 Bukan karena itu semua!!
Ia kalah terhadap saudaranya terkait pemeliharaan ibunya yg sudah tua renta & bahkan hanya memakai sebuah cincin timah di jarinya yg tlh keriput,, 
Seumur hidupnya, beliau tinggal dg Hizan yg selama ini menjaganya,,
Tatkala beliau telah semakin tua, datanglah adiknya yg tinggal di kota lain,
Untuk mengambil ibunya agar tinggal bersamanya,
dengan alasan, fasilitas kesehatan dll di kota jauh lebih lengkap daripada di desa,, 
 Namun Hizan menolak dgn alasan, selama ini ia mampu untuk menjaga ibunya.
Perseteruan ini tidak berhenti sampai di situ, hingga berlanjut ke pengadilan!! 
Sidangpun dimulai,, hingga sang hakim pun meminta agar sang ibu dihadirkan di majelis.. 
Kedua bersaudara ini membopong ibunya yg sudah tua renta yg beratnya sudah tdk sampai 40 Kg!!
Sang Hakim bertanya kpdnya, siapa yg lebih berhak tinggal bersamanya.
Sang ibu memahami pertanyaan sang hakim, ia pun menjawab, sambil menunjuk ke Hizan,
“Ini mata kananku!”
Kemudian menunjuk ke adiknya sambil berkata,
“Ini mata kiriku!!
Sang Hakim berpikir sejenak kemudian memutuskan hak kepada adik Hizan,
berdasar pertimbangan kemaslahatan bagi si ibu!! 
Betapa mulia air mata yg dikucurkan oleh Hizan!!
Air mata penyesalan karena tdk bisa memelihara ibunya tatkala beliau telah menginjak usia lanjutnya!!
Dan, betapa terhormat dan agungnya sang ibu!! diperebutkan oleh anak-anaknya hingga seperti ini,,!! 
Andaikata kita bisa memahami, bagaimana sang ibu mendidik kedua putranya hingga ia menjadi ratu dan mutiara termahal bagi anak-anaknya!! 
 Ini adalah pelajaran yang sangat mahal tentang berbakti pada orang tua,, dizaman yg sudah dekat kiamat ini betapa banyak anak yang durhaka,, 
✅ _“Ya ALLAH, Roob kami!! Anugerahkan kepada kami keridhoan ibu kami dan berilah kami kekuatan agar selalu bisa berbakti kepadanya!!”_
Aamiiin!!!
♻ Semoga yang ikut "bagikan" tausiyah ini semua dosanya diampuni Allah, diangkat derajatnya, dikabulkan segala hajatnya dan mendapatkan pasangan yang sakinah serta anak2 yang sholeh/sholeha hingga dimasukan surga bersama anak cucunya..
Aamiin ya Rabbal'alamiin

Senin, 23 Januari 2017

Tafsir Al Fatihah surah ketujuh

Makna Ayat Ketujuh dari surah al fatihah
غَيرِ المَغضُوبِ عَلَيهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ Artinya: “Bukan jalannya orang-orang yang dimurkai dan bukan pula jalan orang-orang yang tersesat.”
Orang yang dimurkai adalah orang yang sudah mengetahui kebenaran akan tetapi tidak mau mengamalkannya. Sedangkan orang yang tersesat adalah orang yang beramal tapi tanpa ilmu (beramal dengan kebodohan). Sehingga di dalam ayat ini tersimpan motivasi dan dorongan kepada kita supaya menempuh jalan kaum yang shalih dimana berilmu sebelum beramal.

Sabtu, 21 Januari 2017

Nasehat tentang Musik

Tidak pernah kepikiran bakal nulis yang seperti ini mengingat dulu bagaimana gilanya musik itu merasuki hati ini.
Dahulu kita hina,  menyukai pekerjaan hina,  menghinakan diri dengan bangga dan mencintai orang2 yang melakukan pekerjaan hina, Segala puji bagi allah yang telah memuliakan kita dengan Al Quran.
Teringat perkataan para ulama mengatakan, “Nyanyian itu akan merusak hati dan akan mendatangkan kemurkaan Allah.”
Ibnu Mas’ud mengatakan, “Nyanyian menumbuhkan kemunafikan dalam hati sebagaimana air menumbuhkan sayuran.”
Yazid bin Al Walid mengatakan, “Wahai anakku, hati-hatilah kalian dari mendengar nyanyian karena nyanyian itu hanya akan mengobarkan hawa nafsu, menurunkan harga diri, bahkan nyanyian itu bisa menggantikan minuman keras yang bisa membuatmu mabuk kepayang.Ketahuilah, nyanyian itu adalah pendorong seseorang untuk berbuat zina.”

Ibnul Qayyim berkata, “Sungguh nyanyian dapat memalingkan hati seseorang dari memahami, merenungkan dan mengamalkan isi Al Qur’an. Ingatlah, Al Qur’an dan nyanyian selamanya tidaklah mungkin bersatu dalam satu hati karena keduanya itu saling bertolak belakang. Al Quran melarang kita untuk mengikuti hawa nafsu, Al Qur’an memerintahkan kita untuk menjaga kehormatan diri dan menjauhi berbagai bentuk syahwat yang menggoda jiwa. Al Qur’an memerintahkan untuk menjauhi sebab-sebab seseorang melenceng dari kebenaran dan melarang mengikuti langkah-langkah setan. Sedangkan nyanyian memerintahkan pada hal-hal yang kontra (berlawanan) dengan hal-hal tadi.”

"Tidak akan bersatu selamanya didalam satu hati yaitu nyanyian dan Al Quran."
--------------------------------------------------------------------------
" Ketika kita mengatakan, mendengarkan musik itu menenangkan, memberi kenikmatan bahkan ada yang sampai berderai airmata karena hanyut dengan lantunannya, maka tanyakanlah pada diri ini, Pernahkah kita merasakan kenikmatan atau ketenangan tersebut ketika mendengarkan ayat-ayat Allah Sang Pemilik Jiwa Ini dibacakan ??? Pernahkan kita berderai airmata dengan penuh khusyu ketika melantunkan ayat-ayat Allah yang memiliki segala yang ada di langit dan di bumi ???
Bacalah al-Qur’an setiap hari 1 juz.
Kalau tidak mampu, bacalah separuh juz.
Kalau tak mampu, bacalah sekedar sehelai atau satu muka surat.
Kalau tak mampu, berusahalah dengan satu ayat.
Kalau tak mampu juga, cukuplah hanya dengan memandang Al-Quran dan tanyalah kepada diri sendiri "Ya Allah, apakah dosaku sehingga aku tidak dapat membaca ayat Mu?"
Astagfirullah ...

Selasa, 10 Januari 2017

Sublime Text Theme Notepad++

Tutorial ini banyak di internet, namun warnanya nggak sesuai,
Settingnya Sering lupa, jadi mending ditulis saja,
Download Themenya.
https://www.dropbox.com/s/43rv33vbz2jss5r/Notepad%2B%2B.tmTheme?dl=0

Klik Preferences kemudian Browses Packages, pasterkan file yang di download tadi.

Kemudian klik Preferences kemudian Settings lalu pastikan seperti ini :
{
"color_scheme": "Packages/Notepad++.tmTheme",
"font_face": "Courier New",
"font_size": 9,
"highlight_line": true,
"ignored_packages":
[
"Vintage"
],
"line_padding_bottom": 1,
"line_padding_top": 1
}
 Pada Preferences > Color Scheme Pilih Notepad++
Klo sudah gini baru enak liatnya.

Minggu, 08 Januari 2017

Android Debug Menggunakan Wifi

Ngambilnya dari sini developer.android.com
Ini Biar tidak lupa dan repot nyari-nyari
adb is usually used over USB. However, it is also possible to use over Wi-Fi, as described here.
  1. Connect your Android device and adb host computer to a common Wi-Fi network accessible to both. Beware that not all access points are suitable; you may need to use an access point whose firewall is configured properly to support adb.
    Note: If you are attempting to connect to an Android Wear device, force it to connect to Wi-Fi by shutting off Bluetooth on the phone connected to it.
  2. Connect the device to the host computer with a USB cable.
  3. Set the target device to listen for a TCP/IP connection on port 5555.
    $ adb tcpip 5555
    
  4. Disconnect the USB cable from the target device.
  5. Find the IP address of the Android device. For example, on a Nexus device, you can find the IP address at Settings > About tablet (or About phone) > Status > IP address. Or, on an Android Wear device, you can find the IP address at Settings > Wi-Fi Settings > Advanced > IP address.
  6. Connect to the device, identifying it by IP address.
    $ adb connect device_ip_address
    
  7. Confirm that your host computer is connected to the target device:
    $ adb devices
    List of devices attached
    device_ip_address:5555 device
    
You're now good to go!

Jumat, 06 Januari 2017

Qona'ah

HARI ini hujan mulai jam 9 pagi, seorang tukang rujak numpang berteduh di teras ruko.

Beliau saya pinjamkan tempat duduk dari dalam toko. Masih penuh gerobaknya dengan buah-buah tertata rapi.

Kulihat dari dalam toko beliau membuka buku kecil. Rupanya sebuah alquran. Beliau begitu tekun dengan Al-Qurannya.

Sampai jam setengah 11 hujan tak kunjung berhenti.

Saya mulai risau karena sepi pembeli.

Saya keluar sekadar memberikan air minum kemasan dan beberapa butir kurma.

Tidak ada sedikitpun raut gelisah terlihat di wajahnya.

“Kalau musim hujan jualannya repot juga ya, Pak… ” Kataku sambil menatap gerobaknya. “Masih banyak banget.”

Beliau tersenyum, “Iya bu.. Mudah-mudahan ada rejekinya.. .” jawabnya.

“Aamiin,” kataku.

“Kalau gak abis gimana, Pak?” tanyaku penuh iba…



“Ya.. Kalau gak abis ya risiko, Bu… Kalau yang gak bisa sampai besok kayak semangka, melon yang udah kebuka ya kasih ke tetangga juga seneng daripada kebuang. Kalau kayak bengkoang, jambu, mangga yang masih bagus bisa disimpan. Mudah-mudahan aja dapet nilai sedekah,” katanya tersenyum.

“Kalau hujan terus sampai sore gimana, Pak?” tanyaku lagi.

“Ya Alhamdulillah bu… Berarti rejeki saya hari ini diizinkan banyak berdoa dan meminta sesuatu sama Allah. Kan kalau hujan waktu mustajab buat berdoa bu…” Katanya sambil tersenyum. “Dikasih kesempatan berdoa juga kan rejeki, Bu…”

“Terus kalau gak dapet uang gimana, Pak?” tanyaku lagi.

“Berarti rejeki saya bersabar, Bu… Allah yang ngatur rejeki, Bu… Saya bergantung sama Allah.. Apa aja bentuk rejeki yang Allah kasih ya saya syukuri aja. Tapi Alhamdulillah, bertahun tahun saya jualan rujak belum pernah sampai kelaparan.

“Pernah gak dapat uang sama sekali, tau tau tetangga ngirimin makanan. Kita hidup cari apa Bu, yang penting bisa makan biar ada tenaga buat ibadah dan usaha,” katanya lagi sambil memasukan Alqurannya ke kotak di gerobak.

“Mumpung hujannya rintik, Bu… Saya bisa jalan .. Makasih yaa ,Bu…” katanya sambil menutup badannya dengan plastik dan membuka payung yang menempel di grobaknya.

Saya terpana… Betapa malunya saya, dipenuhi rasa gelisah ketika hujan datang, begitu khawatirnya rejeki materi tak didapat sampai mengabaikan nikmat yang ada di depan mata.

Tiba-tiba hati yang tadinya gundah menjadi ceria, mumpung masih hujan … Masih ada kesempatan dapat berdoa di waktu mustajab. []

Rabu, 04 Januari 2017

Komponen SwingX di Java Netbeans

Komponen Swingx ini isinya banyak, sangat memudahkan kita dalam merancang aplikasi dengan java.
berikut penjelasannya. :
Contains extensions to the Swing GUI toolkit, Including new and enhanced components that provide functionality commonly required by rich client applications. Highlights include:
Sorting, filtering, highlighting for tables, trees, and lists
Find / search
Auto-completion
Login / authentication framework
TreeTable component
Collapsible panel component
Date picker component
Tip-of-the-Day component
Many of these features Eventually will be incorporated into the Swing toolkit, Although API compatibility will not be guaranteed. The SwingX project focuses on the raw components EXCLUSIVELY Themselves.

Download disini  https://dl.dropboxusercontent.com/u/17884786/swingx-all-1.6.4.jar
Cara menggunkan di netbeans, (saya pake versi 8.2)
Klik menu Tools -> Pallete -> Swing/AWT Components
Pilih New Category dan buat kategori dengan nama SwingX

Klik Add From JAR
Cari file swingx-all-1.6.4.jar yang telah di download.
Pilih semua dengan Ctrl+A seperti gambar diatas
Pilih category swingx dan Finish

Maka di bagian bawah pallete akan muncul komponen baru

Uji kompetensi Oleh LSP Telematika

Lembaga Sertifikasi Profesi Telematika

Lumayan buat kenang-kenangan,




Ujiannya lumayan lah, jika ngerti class, objek, method dan attribut, trus bisa database, insyaallah bisalah.